🔔 Selamat Datang Pada Blog Media informasi Online TPP Kecamatan Baturiti, Terimakasih atas Kunjungan Anda

Minggu, 12 Oktober 2025

PKTD Pembukaan Jalan Usaha Tani Subak Banjar Anyar Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti

 

Pembukaan Jalan Usaha Tani Subak Banjar Anyar Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti

Subak sebagai lembaga tradisional di Bali memiliki peran penting dalam menjaga sistem pertanian, khususnya pengairan dan pengelolaan lahan sawah. Namun, di tengah perkembangan zaman, salah satu kendala utama yang masih dihadapi para petani adalah keterbatasan akses jalan menuju lahan pertanian. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Desa Perean Kangin bersama masyarakat Subak Banjar Anyar melaksanakan kegiatan PEMBUKAAN JALAN USAHA TANI sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian di wilayahnya.

Desa Perean Kangin, yang terletak di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, merupakan wilayah dengan potensi pertanian yang cukup besar. Sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pertanian, khususnya padi dan hortikultura.
Selama ini, akses menuju lahan subak masih terbatas karena kondisi jalan yang sempit, licin, dan sulit dilalui kendaraan saat musim hujan. Hal ini menyulitkan petani dalam mengangkut hasil panen maupun sarana produksi pertanian. Oleh karena itu, dibutuhkan pembangunan jalan usaha tani yang memadai untuk mendukung kegiatan pertanian di Subak Banjar Anyar.

Tujuan Kegiatan

Pembangunan jalan usaha tani di Subak Banjar Anyar bertujuan untuk:

  1. Mempermudah akses petani menuju lahan pertanian.
  2. Meningkatkan efisiensi waktu dan biaya transportasi hasil pertanian.
  3. Mendukung kelancaran distribusi sarana produksi seperti pupuk, benih, dan alat pertanian.
  4. Mendorong peningkatan hasil dan pendapatan petani.
  5. Mendukung program pemerintah dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan pembukaan jalan usaha tani ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Pemerintah Desa Perean Kangin, kelompok Subak Banjar Anyar, serta dukungan dari masyarakat sekitar. Pada awal kegiatan TPK beserta Pendamping Desa I Nyoman Sumerta dan Pendamping Lokal Desa I  Wayan Sumika,SH, bersama TPK melakukan survey lapangan untuk mengetahui volume pembukaan Jalan Usaha Tani. Dan dilanjutkan dengan melakukan perhitungan analisa kajian teknis dengan memnbuat take off sheet dan RAB. 
Pekerjaan dimulai dengan survei dan penentuan trase jalan oleh aparat desa bersama prajuru subak. Setelah itu dilakukan pembersihan lahan, penggalian dan perataan tanah, serta pengerasan badan jalan agar dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat ringan.
Jalan usaha tani yang dibangun memiliki panjang 1.097 m dan lebar 4 m, serta terdapat 3 plat decker.


 

Dengan melibatkan Krama Subak yang ada di Desa Perean Kangin. Dari Dana Desa yang di anggarkan RP 131.325.000 diserap tenaga kerja sebanyak 75 Orang dengan realisasi anggaran Rp 130.877.500. Pembukaan Jalan Usaha Tani ini tentunya sangat bermanfaat bagi karma subak yang ada di Desa Perean Kangin. Pekerjaan juga dibuatkan saluran irigasi agar jalan air menuju persawahan subak masih tetap terjaga


 

Pada Akhir Kegiatan Pekejaan dilakukan opname kegiatan guna mengukur hasil yang sudah di capai. hasil ukur opname dituangkan kedalam form sertifikasi kegiatan dan dibuatkan berita acara serah terima kegiatan dari TPK ke PK. Dan selanjutnya dibuatkan Berita Acara Serah terima kegiatan dari Pelaksana Kegiatan ke Perbekel.

Manfaat yang Dirasakan

Dengan adanya jalan usaha tani ini, petani di Subak Banjar Anyar kini lebih mudah mengakses lahan pertanian, baik saat mengangkut hasil panen maupun mengirim sarana produksi. Selain itu, jalan ini juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, seperti peningkatan aktivitas perdagangan hasil pertanian dan kemudahan mobilitas warga.

 

Partisipasi Masyarakat

Salah satu aspek penting dalam kegiatan ini adalah gotong royong. Petani dan warga setempat ikut terlibat dalam proses pengerjaan, mulai dari pembersihan lahan hingga tahap akhir. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Bali, terutama dalam menjaga keberlanjutan sistem Subak.


 

Kegiatan pembukaan jalan usaha tani di Subak Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, merupakan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga Subak, diharapkan jalan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara bersama demi keberlanjutan pertanian di masa mendatang.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar