🔔 Selamat Datang Pada Blog Media informasi Online TPP Kecamatan Baturiti, Terimakasih atas Kunjungan Anda

Selasa, 14 Oktober 2025

MUSDESUS KOPERASI DESA MERAH PUTIH PEREAN KECAMATAN BATURITI, TABANAN , BALI

 

Pada hari ini, Selasa 14 Oktober 2025 bertempat di Ruang Rapat Kantor Kepala Desa Perean, telah dilaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka pembahasan, persetujuan, dan penyampaian proposal bisnis Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Musyawarah dihadiri oleh:

1.      Kepala Desa I Nyoman Suda

2.      Ketua BPD : A.A Ngurah Adnyana

3.      Ketua Kopdes Merah Putih Desa Perean

4.      Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Perean

5.      Tokoh masyarakat, tokoh adat, dan perwakilan kelompok masyarakat

6.      Pendamping Desa I Nyoman Sumerta

7.      Pendamping Lokal Desa I Wayan Sumika, SH

Adapun Agenda Musdesus ini meliputi:

1.      Pembukaan Dari Ketua BPD Desa Perean

2.      Sambutan dari Bapak Perbekel Desa Perean

3.      Arahan Dari Pendamping Desa

4.      Arahan Dari Pendamping Lokal Desa

5.      Penyampaian rencana bisnis KDMP oleh Ketua Koperasi.

6.      Pembahasan dan tanggapan dari peserta musyawarah.

7.      Persetujuan bersama terhadap proposal bisnis KDMP.

8.      Penandatanganan Berita Acara dan penyampaian proposal kepada pihak terkait pemerintah desa,

Foto Musdesus Koperasi Desa Merah Putih Perean

 Setelah melalui pembahasan  melalui     pembahasan pembahasan dan musyawarah     bersama, peserta Musdesus menyetujui     proposal bisnis KDMP sebagai dasar     pengembangan kegiatan ekonomi produktif     desa, dengan harapan dapat meningkatkan     kesejahteraan masyarakat dan memperkuat   perekonomian desa. Program kerja mengolah     minyak jelantah menjadi bahan bakar  aftur.                      

Foto mesin pengolahan minyak jelantah
     
Pengolahan minyak Jelantah  menjadi     bahan bakar aftur. dan juga dibuat     rencana trobosan khusus untuk warung warung  dengan menggunakan sistem barcode sebagai     pembayaran. Wakil ketua bidang Usaha Bapak I Nyoman Winata menyampaikan paparan agar masyarakat lebih banyak bisa menjadi anggota di Kopersa Merahputih Perean, dengan sosialisasi ke banjar-banjar.
 
 
 Foto Wakil ketua Bidang Usaha
 
 
 Foto Anggota Pengawas , Ir. I Made Jaman
 
 Perlu nantinya tindak lanjut sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan Koperasi Desa Merah Putih.
 Tanya Jawab di Pandu Oleh Moderator I Gusti Ngurah Wartana. Perbekel Desa Perean menjamin kesanggupan bila mana koperasi tidak jalan akan di suport oleh Desa. sudah berjalan dalam agen BNI 46.agen pos, dan sedang dipersiapkan adalah agen lpg, pupuk, bulog, obat dan simpan pinjam. dan diakhiri dengan penandatangan Berita Acara dan menyepakati bahwa untuk tahun 2025 di ajukan menggunakan dana dari simpanan pokok dan simpanan wajib. Sedangkan untuk tahun 2026 rencana kerja akan mengajukan pinjaman ke Bank Himbara beserta proposal bisnis yang maksimal.

Senin, 13 Oktober 2025

TPP MENDAMPINGI MUSYAWARAH DESA KHUSUS (MUSDESUS) PERSERTUJUAN PINJAMAN KOPDESKEL MERAH PUTIH DI DESA APUAN, KECAMATAN BATURITI


 


Apuan, 14 Oktober 2025 — Bertempat di ruang rapat lantai 2 Kantor Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, telah dilaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dengan agenda utama Persetujuan Pinjaman Kopdeskel Merah Putih, yang merupakan salah satu upaya strategis desa dalam memperkuat permodalan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan Musdesus ini dihadiri oleh Perbekel Desa Apuan, Ketua dan Anggota BPD, perangkat desa, pengurus LKD, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya. Turut hadir dan mendampingi secara langsung dalam kegiatan ini adalah TAPM Kabupaten Tabanan dan TPP dari Kecamatan Baturiti, yang berperan aktif dalam memfasilitasi jalannya musyawarah agar tetap sesuai dengan prinsip-prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Dalam musyawarah tersebut, dibahas secara rinci rencana pengajuan pinjaman oleh  Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, termasuk tujuan penggunaan dana, besaran pinjaman, skema pengembalian, serta potensi dampak terhadap keberlanjutan ekonomi desa. Seluruh peserta Musdesus memberikan pandangan, masukan, dan menyampaikan persetujuan setelah proses diskusi yang berlangsung dengan demokratis.

TA PM I Wayan Rigunawan menekankan pentingnya ketepatan perencanaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pinjaman, agar tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui KOPDES Merah Putih  dapat tercapai secara optimal, tanpa menimbulkan risiko keuangan bagi desa di masa depan.

Musdesus kemudian menghasilkan keputusan bersama berupa persetujuan terhadap pengajuan pinjaman Kopdeskel Merah Putih, yang dituangkan dalam berita acara resmi dan ditandatangani oleh seluruh pihak terkait.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Desa Apuan semakin mantap dalam langkahnya menuju kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.