Apuan, 10 Oktober 2025.
Pemerintah Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu yang rutin dilaksanakan di setiap banjar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah desa terhadap tumbuh kembang anak, kesehatan ibu hamil, serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Posyandu berfungsi sebagai wadah pelayanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau masyarakat. Dalam kegiatan ini, para kader bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Baturiti I memberikan layanan seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, imunisasi, serta penyuluhan mengenai gizi dan kesehatan balita.
Peran Penting Kader Pembangunan Manusia (KPM)
Keberhasilan pelaksanaan Posyandu di Desa Apuan tidak terlepas dari peran aktif Kader Pembangunan Manusia (KPM). Mereka berperan penting sebagai penghubung antara pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting. KPM juga berperan dalam mendata dan memantau kondisi balita serta memberikan edukasi kepada para ibu terkait pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, dan pola asuh yang baik.
Kolaborasi dan Dukungan Pemerintah Desa
Dalam pelaksanaan Posyandu, Pemerintah Desa Apuan bekerja sama erat dengan Puskesmas Baturiti I. Dukungan berupa sarana prasarana, penyediaan PMT (Pemberian Makanan Tambahan), serta pendampingan dari tenaga kesehatan menjadikan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan efektif. Kader Posyandu dan KPM juga terus berkoordinasi untuk memastikan tidak ada balita yang terlewat dari pemantauan kesehatan.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Masyarakat Desa Apuan merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan Posyandu yang terintegrasi dengan peran aktif KPM. Para ibu kini lebih sadar pentingnya melakukan pemeriksaan rutin dan menjaga asupan gizi anak-anak mereka. Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengetahuan antar warga.
Pemerintah Desa Apuan berkomitmen untuk terus memperkuat kegiatan Posyandu melalui dukungan dana desa dan pemberdayaan kader. Harapannya, kegiatan ini dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta menciptakan generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar