🔔 Selamat Datang Pada Blog Media informasi Online TPP Kecamatan Baturiti, Terimakasih atas Kunjungan Anda

Minggu, 06 September 2026

Menyambut Wajah Baru: Pembangunan Letter Sign "Desa Wisata Antapan" di Titik Nol Desa


Pariwisata Desa Antapan kini siap tampil makin memesona! Langkah demi langkah pembenahan terus dilakukan demi memberikan pengalaman terbaik bagi para wisatawan yang datang. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah pembangunan letter sign "Desa Wisata Antapan" yang kini berdiri megah tepat di Titik Nol Desa Antapan.

Penempatan letter sign di lokasi strategis ini bukan sekadar urusan estetika semata, melainkan bagian dari strategi penataan dan pengembangan kawasan wisata yang terpadu di Antapan.

Tujuan Pembangunan Letter Sign

Pembangunan letter sign di titik nol desa ini dirancang dengan beberapa tujuan utama:

  • Penanda Identitas Utama (Iconic Landmark): Menjadikan Titik Nol Desa Antapan sebagai pusat penanda selamat datang yang mempertegas identitas Antapan sebagai desa wisata unggulan.

  • Memperjelas Aksesibilitas dan Orientasi Wisatawan: Memudahkan para pengunjung dalam mengenali pusat kawasan wisata serta menjadi titik acuan (point of interest) saat mengeksplorasi Desa Antapan.

  • Branding Desa: Memperkuat citra visual (visual branding) Desa Antapan di mata publik, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Manfaat Utama bagi Pariwisata Desa Antapan

Kehadiran letter sign baru di Titik Nol Desa ini membawa dampak positif langsung terhadap ekosistem pariwisata lokal:

  • Spot Foto Favorit Baru (Instagrammable): Lokasinya yang berada di titik nol menjadikannya tempat pemberhentian wajib bagi wisatawan untuk berswafoto (selfie) sebagai kenang-kenangan bahwa mereka telah menginjakkan kaki di Desa Antapan.

  • Promosi Digital Gratis: Setiap kali wisatawan mengunggah foto berlatar letter sign ini ke media sosial beserta penanda lokasi (geo-tagging), secara tidak langsung mereka membantu mempromosikan Desa Wisata Antapan ke jangkauan audiens yang lebih luas.

  • Pusat Kegiatan dan Kebanggaan Lokal: Penataan titik nol desa yang semakin rapi dan menarik menumbuhkan rasa bangga masyarakat lokal serta mendorong keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.

Dengan berdirinya letter sign "Desa Wisata Antapan" di Titik Nol Desa, diharapkan sektor pariwisata Antapan semakin menggeliat, mendatangkan lebih banyak pengunjung, dan memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.

Yuk, jadwalkan liburanmu ke Desa Wisata Antapan dan jangan lupa singgah di Titik Nol untuk mengabadikan momen terbaikmu!


Rabu, 01 Juli 2026

Gelar Musdes Perencanaan TA 2027, Pemdes Bangli Tetapkan Skala Prioritas Penggunaan Dana Desa.

BANGLI - Pemerintah Desa Bangli bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sukses menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Tahunan untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rapat Kantor Desa Bangli ini berfokus pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) serta penyampaian skala prioritas pemanfaatan Dana Desa (DD) tahun 2027.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat, Ketua dan anggota BPD, Plt Camat atau yang mewakili, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Lokal Desa, serta tokoh masyarakat, keterwakilan perempuan, dan ketua kelembagaan desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bangli I Made Adiasa, SH, menyampaikan bahwa perencanaan tahun 2027 ini harus benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Beliau memaparkan beberapa poin krusial yang menjadi skala prioritas penggunaan Dana Desa untuk tahun anggaran 2027, mengacu pada arah kebijakan nasional dan kebutuhan riil warga lokal.

"Dana Desa tahun 2027 akan kita pertajam sasarannya. Kita tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi pasca-pandemi dan memperkokoh ketahanan pangan desa agar masyarakat lebih mandiri," ujar Bapak Perbekel.

Beberapa program kerja yang masuk dalam skala prioritas Dana Desa 2027 di Desa [Nama Desa] antara lain:

  • Ketahanan Pangan Desa: Penguatan sektor pertanian dan peternakan warga melalui penyediaan bibit unggul, perbaikan saluran irigasi tersier, serta optimalisasi lahan produktif desa.

  • Peningkatan Ekonomi Publik melalui BUMDes: Penyertaan modal dan pelatihan manajemen untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mampu membuka lapangan kerja baru dan menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes).

  • Penuntasan Kemiskinan Ekstrem & Stunting: Melalui kelanjutan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bagi warga yang memenuhi kriteria, serta penganggaran intensif untuk program pemberian makanan tambahan (PMT) di Posyandu guna menekan angka stunting.

  • Infrastruktur Skala Pendukung: Pembangunan dan pemeliharaan jalan usaha tani serta fasilitas umum yang berdampak langsung pada kelancaran mobilitas ekonomi warga.

Ketua BPD Desa Bangli mengingatkan bahwa Musdes ini merupakan ruang tertinggi bagi warga untuk menentukan arah kebijakan desa. Seluruh usulan dari dusun yang telah dijaring melalui Musyawarah Dusun (Musdus) disaring kembali guna memastikan asas kemanfaatan dan keadilan.

"Kami mengapresiasi partisipasi aktif warga. Skala prioritas yang disampaikan pemerintah desa hari ini sudah mengakomodasi mayoritas usulan dari bawah. Tugas kita bersama sekarang adalah mengawal agar pelaksanaannya nanti transparan dan akuntabel," tegasnya.

Musdes berjalan dengan baik, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang konstruktif antara pemateri dan peserta rapat. Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama antara Kepala Desa dan Ketua BPD mengenai rancangan prioritas RKPDes TA 2027, yang nantinya akan dibawa ke tahapan Musrenbang.